Priska masih memikirkan kejadian siang itu. Di mana tiba-tiba Damar muncul dan menyelamatkan dia dari tindakan lintang yang tidak bisa ditebak. Bisa saja siang itu dia kembali menyeret Priska dengan paksa. Atau bahkan memukulnya. Tempat itu sepi. Hanya ada mereka berdua. Kalau pun ada orang yang lewat di sana. Paling juga hanya orang yang kebetulan lewat. Bukan sebuah jalan yang umum dilewati oleh para mahasiswa. Sudahlah, anggap saja itu sebuah keberuntungan yang aku dapatkan. Bisa menghindari pria aneh itu. Kemudian ia memilih untuk kembali fokus dengan berkas skripsinya. Melanjutkan video pembelajaran yang sudah ia buat sendiri. Damar telah mengirimkan bagian-bagian yang harus direvisi. Diperbaiki, dan ditambah beberapa animasi agar semakin menarik. Gadis itu memakai kacamata anti r

