95. Skripsi Ngawur

1750 Words

“Bimbingan berdua enggak apa-apa, kan?” tanya Rara dengan sedikit ragu. Tapi, kata-kata itu akhirnya meluncur juga dari mulutnya. Dengan perasaan tidak menentu. Mereka berdiri menunggu jawaban dari Damar.  Keduanya masih diam. Menunggu Damar yang tampak sedang berpikir. Ia memandang kedua gadis itu secara bergantian. Lalu, kemudian mengangguk pelan.  “Ya, silakan saja. Duduk dan tunjukkan berkas kalian. Saya akan langsung mengoreksinya!” ucapnya dengan tegas.  Setelah mendengar perintah itu. Keduanya tak menunggu lama lagi. Langsung duduk dan menyiapkan berkas mereka. Berkas itu mereka letakkan di depan Damar. Mereka buka dan menunggu untuk dikoreksi olehnya. Keduanya diam dan menundukkan kepala. Saling menguatkan dengan menggenggam erat tangan satu sama lain.  Sementara itu, Damar sed

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD