Setelah kejadian semalam, saat menangis ketika sedang berbalas pesan dengan Fara, Sita merenung. Keesokan harinya, Sita masih memikirkannya. Siangnya, Sita diajak makan siang oleh siangkedua temannya, Syifa dan Rifa. "Ta, bulan depan jadi ke Amerika?" Tanya Syifa. "Jadi. Dari bulan kemarin aku dah minta izin ke Pak Zein." Kata Sita. "Tiga hari ya?" Tanya Rifa. "Iya." "Jangan lupa oleh-oleh ya." Kata mereka berdua. "Beres." Jawab Sita. "Kita juga pengen ke luar negeri." Kata Rifa sedih. "Nanti juga bisa. Kalian pasti bisa." Kata Sita menyemangati. "Pulang kantor, kita ke kafe yuk?" Ajak Rifa. "Iya. Dah lama kita ga nongkrong, hehe." Tambah Syifa. "Nanti aku telepon bundamu." Kata Rifa, seolah tahu bahwa itu yang ada di pikiran Sita. "Oke." Saat waktunya jam pulang kantor, Sita

