Bab 47 Pertemuan Kedua

1141 Words

Setelah Restu pergi, Sita melangkahkan kakinya ke atas. Dia ingin merebahkan diri. Sebelumnya, dia melaksanakan kewajibannya dulu, karena magrib akan usai. Setelah itu, dia berbaring di ranjangnya. Pikirannya langsung teringat Dafa. "Pagi sayang." "Morning sunshine. Aku kok inget kamu terus ya. Kamu baik-baik aza kan?" Tanya Dafa. Pagi itu Dafa baru saja selesai membereskan sesuatu. Entah kenapa dia teringat terus pada Sita. "Aku baik-baik aza kok." Lalu Sita pun menceritakan insiden kecil saat pulang kerja yang menimpanya. "Lain kali hati-hati ya sunshine. Aku khawatir. Diminum obatnya. Cepet sembuh juga ya buat ayah." Ujar Dafa. "Makasih sayang. Iya nanti setelah makan malam, aku minum obatnya. Jangan khawatir. Cuma lecet aza kok." Kata Sita. "Kalo di motor, usahakan fokus ya sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD