Nicholas terhenyak dengan perkataan Galaxy. “Apa aku memang sebrengsek itu, Galaxy?” gumam Nicholas sedih. “Yah, kamu memang b******k, Nicholas. Kali ini saja, jangan ganggu Kimberlie lagi, biarkan dia hidup dengan pilihannya dan biarkan dia hidup sesuka hatinya,” kekeh Galaxy menutupi kegelisahan yang teramat besar dalam dirinya. “Entahlah, Lexy. Sekuat apa pun aku ingin melupakan Kimberlie, aku tetap tidak bisa melupakannya. Walau, sudah ada Angel di sisiku saat itu. Mungkin kami benar, aku memang b******k. Mungkin memang sebenarnya, aku tidak lagi boleh mencarinya atau bahkan berurusan dengannya. Aku takut membuka luka lamanya,” ucap Nicholas terdengar begitu menyakitkan bahkan bagi Galaxy. “Hem! Sudah pasti!” sergah Galaxy. Lalu pintu kamar tersebut terbuka, terlihat Iva datang me

