Aku Akan Selalu Ada Untukmu

1105 Words

Marvin terkekeh mendengar jawaban dari Nicholas. “Tidak aku kira jika kau memang masih sama pengecutnya seperti yang dulu, Nicholas. Naiklah.” Marvin lalu mengambil posisi di balik kemudi lalu Will menyusul dengan duduk di samping Marvin. Sedangkan Nicholas memangku kepala Kimberli dan memperhatikan wajah pucat istrinya. Sedih, marah, malu, kecewa pada dirinya sendiri, benci akan keadaan yang saat ini tengah di hadapi. Semuanya dirasakan oleh Nicholas secara bersamaan. Ia tidak suka berada di posisi seperti ini. Pikirannya melayang entah kemana, hatinya bahkan bertanya apa yang diinginkan sebenarnya. “Kita, sampai. Kita akan lewat jalur khusus. Kau bisa menggendong istrimu sampai ke pintu darurat khusus.” Marvin masih tertawa kecut sambil mengejek Nicholas yang dianggap sangat pengecut

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD