Betapa terkejutnya Nicholas dengan sikap Kimberlie yang tidak lagi terlihat memujanya, baru saja kemarin pancaran mata Kimberlie terlihat begitu menginginkannya dan sangat memujanya tapi tadi dia bahkan bisa berbicara dengan lugas dengan wajah tanpa ekspresi dan sorot mata yang begitu tidak menginginkan Nicholas. Dengan rasa emosinya Nicholas berjalan masuk kemobilnya dan segera menginjak pedal gas menuju ke kantornya. Sesampainya di depan lobi gedung kantornya Nicholas melemparkan kunci mobilnya kepada petugas vale untuk memarkir mobil mewahnya. Langkah Nicholas begitu gagah saat berjalan melewati lobi kantornya, auranya yang dingin membuat para wanita menahan rasa kagum namun juga rasa ngeri. Semua menunduk hormat sambil menegur ramah, namun Nicholas tetap berjalan dengan mengabaikan s

