Jevan baru saja tiba di ruangan khusus divisinya, ia meletakkan ponsel beserta kunci mobil di meja lalu mendaratkan bokongnya di kursi sambil menghela nafas lelah setelah berjibaku dengan kemacetan ibukota. Hari ini ia nampak tampan, ah tidak, Jevan memang selalu terlihat tampan. Kemeja berwarna biru terlihat membungkus tubuh kekarnya yang ditimpali dengan celana kain berwarna hitam. "Je, gue perhatiin sekarang lo sering bawa mobil? Motor belom digadein kan?" Tedy yang sejak tadi sedang menikmati kopi pagi di kursinya sambil memperhatikan Jevan bersuara. Jevan menolehkan kepalanya sambil memutar kursinya menghadap Tedy, "lagi pengen aja bawa mobil" ia tersenyum yang dibalas anggukkan kepala oleh Tedy Sebetulnya bukan itu alasan Jevan sering membawa mobil ke kantor sekarang. Ia sengaja

