Loving You | 21

3162 Words

Brak. Jevan membuka pintu rumahnya dengan tergesa-gesa membuat mamanya yang sedang berada di ruang tengah menoleh ke arahnya dengan dahi yang mengernyit karena heran. “Jevan kamu kenapa?” Tak ada jawaban apapun dari Jevan. Pria tampan itu langsung melangkah cepat menuju kamar lalu menutup pintu dari dalam. Tak ada hal lain yang terlintas dibenak Jevan begitu ia membaca email masuk dari Clara tadi. Ia langsung pulang saat itu juga dari rumah kakaknya dan berniat untuk melakukan video call dengan Clara. Ini kesempatan yang tak boleh dilewatkan sama sekali. Laptop berwarna silver sudah berada di pangkuan, headset berwarna putih sudah menyumpal kedua telinganya. Matanya terus menatap ke arah layar laptop yang masih menunggu sambungan video callnya tersambung. Lama Jevan menunggu sampai ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD