Meeting masih berlangsung sejak tadi bahkan bu Dora pun masih menyerocos lancar di depan sambil memperlihatkan slide per slide power point nya. Semua karyawan dari divisi pemasaran dan keuangan menatap ke depan memperhatikan apa yang sedang dikatakan bu Dora. Tapi tidak dengan Clara, sejak tadi yang dilakukannya hanya melamun dengan satu tangan yang memutar-mutar pulpen. Ia duduk di sebelah Jevan dengan Gilang dan Tedy di hadapannya. Matanya menatap lurus ke depan dengan satu tangan bertopang dagu tetapi sejak tadi pandangan matanya terlihat menerawang seperti sedang memikirkan sesuatu. Apalagi yang dipikirkan Clara kalau bukan mengenai kebohongan yang selama ini ia tutupi dari Jevan. Sejak beberapa terakhir ini otaknya memang selalu sibuk memikirkan hal tersebut. Tidurnya menjadi ta

