18

920 Words

  Mobil Dave memasuki area parkir sebuah apartement mewah di daerah Semarang. Agneta semakin kebingungan dengan semua ini. Dia kembali bertanya tetapi Dave tak menjawabnya dan malah menuruni mobilnya dan membukakan pintu penumpang untuk Agneta dan sedikit menarik tangan Agneta untuk keluar dari dalam mobil. "Kak, kita akan kemana?" tanya Agneta masih merengek tetapi Dave tetap diam membisu dan memasuki lift saat pintunya terbuka lebar. "Kak-" Agneta mematung saat Dave memojokkannya ke dinding lift dengan kondisi tubuh mereka yang menempel. Aroma alkohol begitu menyengat keluar dari pernapasan Dave. "Bukankah kau menyukaiku dan selalu ingin dekat denganku?" pertanyaan itu spontan membuat mata Agneta membelalak lebar. "A-" "Aku mengetahui segalanya, jadi jangan melawanku!" "Tapi Kakak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD