Chapter 38

4027 Words

'Here we go again.... Disaster is coming' batin Nancy, Lusi dan Fany, dalam hati mereka ngeri-ngeri sedap menunggu luapan amarah kelima orang lelaki di hadapan mereka. "Bilang apa tadi?" tanya Tony dengan suara merdu dan seulas senyum yang tampak mengerikan di mata Dita, Sinta dan Riri. Namun sayangnya Miria tak menyadari arti senyuman itu, dia mengira Tony tengah flirting padanya. "Hai kak Tony, aku nggak salah, kan, kalau aku bilang Kak Dian kegatelan?!" jawab Miria dengan gaya centil dan manja. 'Wrong answer!!!!' pekik hati Nancy, Lusi dan Fany. Sementara Dee berusaha memberi kode pada Riri agar menghentikan Miria, karena Riri lah yang duduk paling dekat dengan Miria. Namun sayangnya, Riri terlalu takut untuk bergerak saat melihat ekspresi menyeramkan Pandawa Lima di hadapannya. "Oh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD