Chapter 32

3245 Words

Hendrick naik ke atas ranjang dan menyandarkan punggungnya di kepala ranjang, diraihnya laptop yang dia letakkan di atas nakas dan mulai menyalakannya. Tak lama Hendrick larut dalam pekerjaannya mendesign logo dan juga banner pesanan para pelanggannya. Setelah satu jam berkutat dengan design, Hendrick meletakkan kembali laptopnya di atas nakas dan memejamkan matanya sebentar. Hendrick terlelap sambil memeluk pinggang Dee. Setelah 30 menit, Dee menggeliat bangun, saat membuka matanya Dee langsung melihat wajah tampan Hendrick yang berada tepat di depan wajahnya. Jari jemari Dee menelusuri alis tebal, mata, hidung mancung, pipi, rahang tegas dan bibir tipis Hendrick. Mendapat sentuhan dari jari telunjuk Dee, bibir Hendrick bergerak dan setengah terbuka, Dee yang gemas langsung mengecupn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD