Chapter 28

3676 Words

Saat adzan subuh berkumandang, Dee menggeliatkan tubuhnya lalu perlahan membuka mata. "Good morning, honey," bisik Hendrick sambil mengecup kening Dee. "Mas? Nggak tidur?" tanya Dee dengan suara serak khas bangun tidur. "Nggak bisa tidur lagi kalau sudah bangun, sayang," jawab Hendrick seraya merapikan rambut Dee yang menutupi matanya. "Terus?" tanya Dee sambil membenamkan wajahnya di d**a bidang Hendrick dan melingkarkan lengannya di pinggang Hendrick. "Terus sholat subuh dulu," jawab Hendrick sambil mengecup kepala Dee. "Nggg...." Dee semakin mengeratkan pelukannya, mau tak mau Hendrick terpaksa memaksanya bangun. "Kugendong ya, sini," Hendrick melepas pelukan Dee lalu berdiri dan mengulurkan tangannya. "Aku masih ngantuk," gerutu Dee. "Hmmmm.... Habis subuh tidur lagi deh ya,"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD