Chapter 37

1972 Words

Bab 32 Jangan sesali masa lalu, jangan mengkhawatirkan masa depan karena selalu ada harapan dan kemungkinan terbaik untuk awal yang baru. Karena tidak ada kata terlambat untuk memulai berbuat baik. Ketika doa dan takdir bertemu dalam satu garis lurus, Percayalah kita belum berada dalam sebuah akhir cerita. Saat namaku dan namamu pada Lauhul Mahfudz telah mencapai bab penyatuannya, percayalah hidup tak akan selamanya terasa indah. Bunga-bunga cinta tak akan terus bermekaran serta mewangi baunya. Percayalah dunia ini hanya setetes air pada maha luasnya Samudra. Layaknya sebutir debu pada akbarnya hamparan padang pasir Sahara. Elena tersenyum bahagia, menyambut hari yang akan menjadi awal perjalanan hidupnya. Perjalanan hidupnya yang akan kembali di mulai dari titik nol. Bersama oran

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD