Chapter 28

2050 Words

Bab 25 Elena menatap cermin besar di hadapannya hembusan napas kasar berkali-kali lolos dari rongga hidungnya. "Nasib gue gini amat ya, andai wajah gue cakep kayak si Zahra pasti gak bakalan minder walaupun udah buntutan." Elena bermonolog. Tangannya menyentuh wajah dan menelusurinya dengan teliti. "Gak ada kerutan, apa lagi jerawat, tapi tetap wae gak laku.” Wajahnya berubah murung seketika. "Mbak Devi saja langsung di pepet om Dave, lha gue udah jatuhin harga diri masih saja di abaikan." Lanjutnya sembari menatap cermin. "Apa benar ya si brondong itu gak bisa move on dari Zahra, Mungkin dia cuma kasihan? makanya mau dekat-dekat. Kok tambah melas gini nasib gue." Elena berbalik dan menjatuhkan tubuh mungilnya di pinggiran tempat tidur. "Lelah.” Gumam Elena lirih. Elena merebahkan tub

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD