Belajar melawan

1260 Words

Raldo menatap wajah gadis kesayangannya yang selama ini selalu menjadi wajah favoritnya. Pandangan tajam dan mendominasi. Menginginkan kekasihnya itu untuk selalu menuruti kemauannya tanpa protes sedikit pun. Dulu Airin selalu menurut apa pun yang pria itu katakan. Tidak pernah membantah apalagi berani menantangnya. Tapi entah mengapa malam ini gadis itu terlihat berbeda dari biasanya. "Teriak saja kalau kamu mau, tapi aku tidak akan pernah melepaskanmu,” tantang Raldo. Ia yakin jika gadis itu tidak akan berani melakukannya. Namun ternyata pemikiran Raldo itu salah. Tak habis akal, Airin tersenyum tipis. Menatap remeh pada kekasih tercintanya. Ia tahu jika Raldo sengaja mengintimidasi dirinya. Berusaha membuatnya selalu mengikuti kemauannya. Entah suka maupun tidak. Tapi apa yang mala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD