Maya berjalan mendekati Hasan yang nampak menjadi penonton di dekat Andre. Suasana yang kian tak Maya pahami dan siapa Pria tua yang tengah duduk di sofa dengan menatap Andre dengan tatapan yang tak bisa ia artikan sebagai rasa senang juga, tapi terlihat lebih ke kagum. "Dia siapa? Ada apa ini, Kak?" "Husst...." Maya mengikuti Hasan yang menyuruhnya diam dengan meletakkan jari telunjuknya juga di bibirnya. Maya melihat tatapan Andre jelas tidak menyukai kehadiran Pria tua yang tengah duduk dengan santai terlihat. "Ada apa sebenarnya? Dia siapa?" tanya Maya lagi. "Sebentar kau akan tahu sendiri." Malik tertawa kembali. "Kenapa kau terlihat tidak suka sekali dengan kehadiranku?" "Apa yang anda ingin lakukan semalam ini? Tidak usah basa basi." Malik mengubah ekspresi wajahnya. Ia me

