Maya baru saja berjalan keluar untuk pulang, tiba-tiba saja hujan turun membuat ia terhenti dan menunggu di depan perusahaan yang ia tempati magang. "Ah, kemana Kak Andre?" Matanya ter tuju pada satu demi satu orang yang dibawakan payung mungkin oleh pasangannya. Senyumnya mengembang di tengah hujan yang datang. Bertepatan dengan saat itu, pikirannya tertuju pada satu orang, bahkan seperti sulap seseorang itu ada di sampingnya. "Saya nunggu kamu tadi di ruangan saya." Sontak saja hal itu mengagetkan Maya. Ia sedikit Bergeser karena tahu posisi Andre di sini adalah sebagai Managernya yang artinya harus tau batasan terlebih dia seorang magang mahasiswa. "Maaf, Pak." "Kak aja. Udah bukan jam kerja juga." Andre seketika membuka payung kecil yang berada di genggamannya. Maya yang mena

