53. Hadiah Untuk Raisa

1692 Words

Raisa mengembangkan senyumannya. "Tadi aku gambar pemandangan. Pelajaran gambar pa," jawabnya. Raisa kurang mengerti pelajaran menggambar itu seperti apa. "Nanti papa liat ya gambar Raisa. Sekarang ayo pulang. Mandi terus kamu istirahat tidur siang. Maaf ya? Papa balik lagi ke kantor, tapi pulangnya nanti sore. Raisa gak kangen lagi kan?" Raisa cemberut, tidak rela berpisah lagi. "Papa harus pulang cepet ya? Raisa mau belajar bareng papa nanti," pinta Raisa dengan mata berkaca-kacanya. Aris mengangguk. "Iya papa pulang cepet." Keduanya memasuki mobil. Raisa tak bisa diam sejenak, ia ingin menghabiskan waktunya lebih banyak dengan papanya. Aris dan Raisa keduanya merasa bahagia. Hidupnya perlahan mulai berubah meskipun Aris harus melalui kepahitan sebelumnya. Tapi karena kesabaranny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD