Lily membuka kedua bola matanya, ia menetralkan pencahayaan ruangan yang pertama kali yang ia lihat. Sebuah tembok yang berukir dekor bunga berwarna kuning keemasan dan dialihkannya tatapannya menuju ke arah sofa mewah yang terletak tidak jauh dari tempat tidurnya. Ia merasa aneh tapi nyata merasa ia bisa tertidur, ia mencoba mengingat sesuatu sebelum tidur dan ini baru menyadari ini bukan ruang kamarnya. "Aku dimana? Kenapa aku bisa tertidur disini?” tanya Lily pada dirinya sendiri. Lily mencoba bangun dari posisi tidurnya dan menyenderkan tubuhnya pada kepala tempat tidur yang empuk ini. Ingatannya kembali muncul dipikirannya yang dimana ia jatuh tertidur didalam pelukan Alex tadi. Sungguh, mengingat hal itu membuat wajah Lily memerah menahan malu. Ia benar-benar merasa malu saat ter

