Cemburu Atau Khawatir

1014 Words

CEMBURU ATAU KHAWATIR? "Maaf aku seharusnya lebih menahan diri lagi. Aku benar-benar pemarah," ucap Devina sambil muram. "Tidak ada yang perlu disesalkan, Davina. Masih ada seribu jalan menuju roma. Semua sudah terlanjur terjadi," sahut Dea. "Kami sungguh salut denganmu Davina, kaau hebat dan tegas. Wajah cantik dan kalemmu itu bisa berubah menjadi seorang pendekar garang juga," seloroh Dian. "Tapi kau tenang saja aku sudah mengirim beberapa proposal investasi ke perusahaan lain. Jadi kau tenang lah, kita banyak berdoa saja. Jangan khawatir, Davina," terang Dea. Davina pun menganggukkan kepalanya. "Nah kalau begitu kita harus bersenang-senang kan sekarang? Karena ketua tim juga sudah diusir dan jam booking kita pun hampir habis. Bagaimana jika kita minum di tempat lain?" usul Davina.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD