PERASAAN PADA ALEXANDRIA YANG SUDAH PUDAR? "Kenapa kau tersenyum penuh arti begitu? Apa yang kau pikirkan?" tanya Lukas melihat Davina yang berdiri sambil tersenyum melihatnya. Tiba-tiba saja Davina tersentak dari lamunannya mendengarkan ucapan Lukas. Dia melihat ke arah Lukas, tak menyangka lelaki itu sudah berada di depannya. Lukas memang sangat cekatan sekali dalam segala hal. Dia menghampiri Davina. "Kenapa kau terlihat terkejut begitu?" sambung Lukas. "Hah?" sahut Davina. "Kau sudah bangun ya? Nyenyak tidurmu?" tanya Lukas sambil mengeringkan rambutnya. Davina menganggukkan kepalanya. "Sepertinya kau sudah dari tadi berenangnya kan? Kau sangat cepat dan gesit sekali, Tuan Lukas," puji Davina. "Ya, aku sudah dari tadi. Dari kita bangun bercinta," ucap Lukas. "Kenapa memangnya?

