Perasaan Yang Tumbuh Tanpa Mereka Sadari

1020 Words

PERASAAN YANG TUMBUH TANPA MEREKA SADARI "Aku sangat terharu, Tuan Lukas. Aku merasa apapun yang berkaitn dengan kita sekarang mulai hal kecil pun sangat di rayakan," terang Davina. "Jelas semua sudah disiapkan dengan baik. Apa kau meragukan seleraku?" kata Lukas dengan sombongnya. Davina tak menganggap ucapan Lukas lagi, dia terlalu senang dengan semua ini. "Bolehkah aku melihat dan masuk ke dalamnya lagi, Tuan Lukas?" tanya Davina. Lukas pun menganggukkan kepala Davina. Dia pun mulai masuk ke dalam bungalow yang memang seperti kemah terbuka itu, namun sungguh fasilitas yang di sediakan sangat lengkap meski terlihat minimali. Dia melihat di bagian sisi kanan dan kiri, semua terasa menakjubkan bagi Davina. "Wow! Tidak ada yang tidak ada di sini. Semua begitu lengkap, tertata rapi, min

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD