MENGINAP DI RUMAH LUKAS! "Aku tidak pernah melakukan itu. Bahkan jika aku bisa maka aku ingin makan banyak. Kalau ada sesuatu yang ingin ku makan, aku harus menahannya," terang Davina. "Kau harus mencobanya, katakan padaku Tuan Lukas. Maka aku akan berusaha membuatkannya untukmu. Aku janji itu," sambungnya. 'Glek' Lukas meneguk ludahnya kasar. Dari semua ucapan Davina terlihat sekali bahwa dia sedih. Seperti ada sesuatu yang di sembunyikan, tapi justru hal itu membuat Lukas bertanya-tanya. Sekali lagi dia melirik ke arah Davina yang namapak dengan cepat menghapus air mata di pipinya. "Kenapa dia menangis?" batin Lukas. "Sebagai anak yang dibesarkan oleh keluarga angkat meskipun itu adalah adik dari Mamaku, rasanya aku juga bersyukur. Karena aku tak pernah kelaparan," sambung Lukas dal

