SEBUAH KESEPAKATAN DIATAS RANJANG! "Davina, kita akan menikah sebulan lagi. Kau bisa merayuku, aku akan membiarkanmu pergi setelah kau jujur semua padaku. Atau kau memilih diam saja dan beradu di ranjang panas milik Tuan Lukas?" tanya Lukas tegas. Davina langsung gugup. Dia menatap Lukas manik mata Lukas seakan menyiratkan sesuatu hal yang mungkin belum Davina tahu. Davina tertegun berkali-kali, Jujur saja dia tak akan pernah bisa membalas tatapan mata Lukas itu yang begitu tajam menusuk ke jantungnya. Davina memilih berpaling. "Aku tidak ingin melakukannya hari ini, Tuan Lukas. Saya harap Tuan Lukas mengerti, bagaimanapun juga menurutku kalau melakukan hubungan suami istri seperti itu harus didasarkan pada rasa saling suka dan tidak ada pemaksaan. Bukankah begitu, Tuan? Kita harus mem

