BAB 113. Saatnya Beraksi

1069 Words

Menu makan malam sudah siap di meja makan ketika mereka berenam sampai kembali di villa menjelang jam lima sore. Setelah semua mandi dan berganti pakaian rumah, mereka kembali berkumpul di ruang makan. Kecuali Bastian dan Maya. Sebab Bastian langsung ke kamar Maya setelah dia selesai mandi. “Ya ampun, Bas. Jangan bilang kamu mau itu, ya! Aku capek, Bas.” Maya yang masih mengenakan handuk putih kecil di kepalanya terduduk di tepian tempat tidur, sambil memandang malas pada Bastian. Namun Bastian justru terkekeh. “Nggak dong, Sayang. Justru karena kamu kelihatan banget lelah, maka aku punya sesuatu untuk kamu.” Bastian berjalan mendekati Maya, kemudian dia memijat lembut pundak sang tunangan. “Oh, ya? Apa itu?” Bastian mengeluarkan sebuah kartu nama dari saku celananya lalu dia ulurkan p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD