Beberapa hari ini Syfo terus kepikiran ucapan Irza. Membuatnya sering susah tidur saat mengingat hal itu. Keresahan dan kegelisahannya semakin tak terbendung saat melihat ke arah jam dinding yang sudah menunjukkan pukul setengah dua dini hari, tapi Aries belum menunjukkan tanda-tanda pulang ke rumah. Meski ini bukan pertama kalinya Aries pulang selarut ini, entah kenapa firasatnya mengatakan akan terjadi hal buruk di antara mereka. Ketika Aries masuk rumah pukul dua dini hari, dia melihat Syfo baru saja keluar dari ruang sunyi dengan mata bengkak sekaligus sembab. Namun dia tidak menunjukkan empatinya sama sekali dengan melewati Syfo begitu saja. Dan melontarkan pertanyaan, “belum tidur?” tanpa rasa bersalah sedikitpun. “Mau sampai kapan kita kayak gini?” tanya Syfo setelah Aries keluar

