Sebelum bertemu Freya, Syfo menemui Arkan di kantornya terlebih dulu. Dia menyampaikan semua yang dia lihat, dengar dan temukan di apartemen Freya. Arkan terkesima mendengar semua penjelasan Syfo. Dia sama sekali tidak habis pikir perbuatan Aries sudah sejauh dan senekat itu. Namun ada hal yang lebih membuatnya terheran-heran yaitu sikap tenang Syfo yang patut diberi tepuk tangan bahkan standing applaused. Dia kagum pada kakak iparnya yang tetap berkepala dingin dalam menghadapi persoalan rumah tangganya yang kian hari makin pelik. “Kak Syfo masih kuat menghadapi Aries setelah ini?” tanya Arkan ragu. “Aku akan menantang Aries lewat Freya.” “Menantang yang bagaimana, Kak?” “Aku akan membuat Freya tersudut dan membuat Aries melakukan apa pun yang akan aku suruh lewat Freya. Aku cukup k

