Setelah kepergian Jinan dari Melody’s Cafe, Sagara pulang ke rumah untuk menenangkan diri. Dia tidak mungkin berada di tempatnya mencari rezeki dalam keadaan tidak tenang. Karena prinsipnya soal rezeki adalah hati tenang rezeki pun datang. Dalam diam di keheningan ruang rumahnya Sagara berusaha mencerna, memikirkan dan mempertimbangkan kembali ucapan Jinan. Di satu sisi semua yang disampaikan oleh Jinan ada benarnya. Namun di sisi lain Sagara ingin memberontak dan menolak pemikiran Jinan. Sayangnya Sagara merasa tidak memiliki kekuatan apa pun untuk menepis kebenaran dari setiap hal yang disampaikan oleh Jinan. Dia sendiri belum memikirkan sejauh itu sebenarnya. Apa yang ia jalani selama ini dengan Syfo hanyalah untuk hari ini saja. Bagaimana nasib hubungan mereka besok lusa, lusanya l

