Sagara tidak terlalu berpengalaman dalam mengatasi perempuan yang sedang sedih. Dia hanya tidak bisa tinggal diam melihat orang yang disukai apalagi dicintainya menangis hingga membuat hati siapapun pilu mendengarnya. Dia tahu selama ini yang dilakukannya pada Syfo seperti memanfaatkan keadaan. Dia hanya selalu ada di waktu yang tepat. Tidak berani dibayangkan bila keadaannya tidak seperti ini. Seandainya hubungan Syfo dengan Aries tidak ada masalah apa pun dan Aries adalah pria baik-baik yang mencintai Syfo sepenuh hati, apa Syfo masih mau melihat Sagara sebagai laki-laki yang mencintainya sepenuh hati? Apakah sampai detik ini Syfo sudah benar-benar mencintai Sagara sepenuh hati atau dia hanya merasa nyaman atas keberadaan Sagara? Terlebih karena Sagara tidak pernah bisa menolak keinginan

