bab 23

1390 Words

Malam ini Raka benar-benar tidak bisa tidur, bahkan rasa ngantuk yang menderanya sedikit demi sedikit menguap entah kemana. Apalagi melihat sikap Nur yang mulai berubah lagi. Dia juga lebih memilih makan malam dengan memesan makanan online dibanding bergabung dengannya di meja makan. Beberapa kali ia menghubungi ponsel istrinya, namun sayang Nur tidak meresponnya sama sekali. Nur yang merasa sudah tidak bisa bersabar lagi memutuskan untuk pergi dari rumah ini, ia tidak peduli lagi dengan Rumah tangga yang selama ini di bangunnya. Keesokan paginya, Raka mencoba mengetuk pintu kamar Nur. Setelah menunggu beberapa saat, pintu kamar dibuka istrinya berdiri dengan wajah dingin dari biasanya. "Ada apa?" tanyanya dengan acuh. "Ibu memanggil kita ke bawah!" Raka menerobos masuk dan melihat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD