betapa terkejutnya dewi melihat seorang pria yang pernah ditemui nya di cafe . dewi pun tidak pernah mengira bahwa akan bertemu lagi dengannya di perusahaan tempat ia bekerja . cavero pun tersenyum smirk melihat betapa terkejut wajah dewi .
"pak cavero , ini berkas kontrak kerja dengan bu dewi" kata manager sambil memberikan berkas kepada cavero .
cavero pun mengambil berkas dari manager tersebut dan membuka berkas kontrak kerja .
"bagus pak , oh iya sekalian tolong revisi laporan " jawab cavero
"baik pak , kalau gitu saya permisi dulu" jawab manager sambil keluar dari ruangan tersebut
"selamat datang di perusahaan saya dewi, perkenalkan saya cavero edgar dareen. saya harap kamu bisa bekerja sebagai sekretaris saya dengan baik disini" jawab cavero menatap dewi dengan muka datar
"waduh mampus gue nih , gue harus batalin kontrak nya" jawab dewi di dalam hati
"maaf pak, saya ingin membatalkan kontrak kerja saja pak" jawab dewi dengan tegas
"silahkan mau batalin kontrak tetapi kamu harus denda yang sudah di tercantum di berkas kontrak kerja kamu" jawab cavero sambil memberikan berkas kepada dewi .
dewi pun mengambil berkasnya dan membaca berkas tersebut . dewi kaget melihat nominal denda yang harus dewi bayar seharga 10 milliyar , dewi menyesal telah menandatangani kontrak tersebut . dewi pun merutuki kecerobohannya . tiba - tiba cavero pun berjalan sambil mempersempit jarak diantara mereka. dewi pun langsung melihat cavero dengan tatapan curiga , dewi pun langsung berjalan mundur sampai membentur badan nya ketembok .
"bagaimana , apa kamu sanggup membayar denda nya"tanya cavero tersenyum smirk sambil menatap dewi dengan intens .
"baik pak , saya tidak jadi membatalkan kontrak kerja nya. saya permisi dulu "jawab dewi berjalan terburu - buru
akan tetapi tangan dewi ditarik oleh pak cavero dengan kuat . dewi pun terkejut tangannya ditarik oleh cavero
"ada apa lagi yah pak? , tolong lepasin tangan saya" tanya dewi dengan nada agak tinggi
"besok asisten saya akan beritahu peraturan di perusahaan ini lewat email saya, saya tidak mau kamu melanggar aturan tersebut ketika kamu bekerja" jawab cavero
cavero pun melepas tangan dewi,
"baik pak , saya akan patuhi aturan nya . saya permisi dulu" jawab dewi kesal sambil keluar dari ruangan tersebut
cavero pun sedikit tersenyum melihat muka dewi yang kesal karena ulah dirinya . cavero pun kembali keruangannya untuk mendatangani berkas - berkas yang sudah menumpuk .
*****
dewi pun sudah sampai di rumah dan langsung menuju kamar untuk mandi . setelah itu memakai baju hoodie dan celana pendek kemudian keluar dari kamar untuk memasak makan malam bersama sahabatnya . setelah itu makanan yang dewi masak pun sudah matang , dewi pun meletakan makanan tersebut dimeja makan . tiba - tiba pintu pun terbuka , dewi melihat sahabat nya sudah pulang.
"nih guys , gue udah masakin makanan buat kalian" jawab dewi sambil duduk di meja makan
dinda dan putri pun langsung duduk di meja makan
"wah , perut gue udah laper dari tadi nih wi" jawab dinda sambil mengambil piring dan lauk nya
"lo pulang jam berapa tadi wi?" tanya putri sambil menyantap makanannya
" gue pulang sore put , oh iya gue punya berita baik sama berita buruk nih . mau yang mana dulu?" tanya dewi
"berita baik dulu deh" jawab dinda
"berita baiknya gue diterima jadi sekeretaris di perusahaan Dareen Corp" jawab dewi
"terus berita buruk nya apa?" tanya putri
"berita buruknya , gue pernah cerita ke kalian kan . kalau gue pernah nuduh cowo pencuri, dan ternyata cowo yang gue tuduh itu pemilik perusahaan Dareen Corp dong"jawab dewi
"what, are you serious?"tanya dinda terkejut mendengar cerita dewi
"wah parah , abis lo sama pak cavero . dia nih orangnya dingin , sombong dan juga tampan sih" jawab putri
"gue serius , jangan nakutin gue kaya gitu dong. gue tadinya mau batalin nih kontrak cuma denda nya 10 milliyar dong, udah gitu gue gak punya uang segitu" jawab dewi sambil mengacak rambut nya dengan frustasi
"udah lah sekarang jalanin aja dulu , siapa tahu lo dapat jodoh diperusahaannya" jawab dinda sambil tersenyum mengejek
" iya lo sabar aja dulu , gaji nya juga lumayan besar kan. " jawab putri
"yaudah deh , gue juga besok udah boleh kerja disana" jawab dewi
" nah bagus tuh , yaudah gue udah selesai nih makannya . nanti gue aja yang cuci piring" jawab dinda
"gue bantuin cuci din" jawab putri
"okee put" jawab dinda
"oke deh gue duluan yah ke kamar sekalian mau nyiapin baju buat besok " jawab dewi sambil bangun dari kursi makan
dewi pun langsung kekamar dan mencari laptop nya . dewi pun membuka email kemudian melihat ada email baru masuk dari perusahaan dareen corp . dewi pun membukanya dan melihatnya dengan terkejut . begitu banyak peraturan yang harus di patuhi olehnya .