Aluna memasuki ruangan. Seperti kemarin, Mery tidak dibiarkan masuk. Wanita tua itu hanya memandangi dari luar dengan wajah khawatir sebelum pintu tertutup rapat. *** Devan membuka kedua matanya. Ia mendapati dirinya berada di dalam mobil. Dirinya baru saja bangun dari tidurnya. "Bagaimana kondisi anda, Tuan Wilson?" tanya Jack yang berada di kursi pengemudi. "Jam berapa ini?" "Pukul 1 siang. Seperti yang anda katakan pada Saya, jangan membangunkan anda sampai anda terbangun sendiri. Jadi, sedari tadi Saya terus mengemudi, tentu saja Saya istirahat beberapa kali." "Kerja bagus." Devan meregangkan tubuhnya. "Maaf atas kelancangan Saya, tapi kenapa anda tidak istirahat di mansion saja? Atau mencari tempat lain untuk beristirahat?" "Kau sudah tahu jawabannya." Jack mengangguk. Rupany

