"Uhuk!" Aluna menyemburkan teh yang tengah diminumnya. "Mery, apa kau juga jadi gila? Apakah satu mansion meminum obat aneh?" "Saya sudah merawat dan membesarkan Tuan dari beliau lahir, Saya sangat mengerti beliau. Dari yang anda ceritakan, saya mengambil kesimpulan kalau Tuan tertarik pada anda." Aluna mencoba tidak mendengarkan kata-kata Mery. "Aku tidak mengerti hal-hal seperti ini. Kenapa dunia mafia sulit sekali?" "Nanti anda akan terbiasa." Seorang pelayan mendekati mereka "Mery, guru telah datang." "Nyonyaku, ayo temui guru anda," ujar Mery. "Hah? Guru apa?" Aluna mengerutkan dahinya. Mery tersenyum. "Karena anda adalah Nyonya Wilson, anda harus memiliki pendidikan yang baik. Mulai dari pengetahuan umum, dunia sosial, politik, tata krama, dan kegiatan seorang nyonya rumah."

