Hendra mencari Rosmalina di dalam kamar. Namun nyatanya sosok wanita yang dicarinya itu sama sekali tak menampakkan wujudnya. Di beberapa ruangan di rumah pun menjadi pijakan Hendra untuk menemukan Rosmalina. Hendra yang merasa terbakar emosi itu tak mau bila apa yang diceritakan Nirmala tentang ibu kandung Asila terbongkar. Hendra merasa sudah lelah, tak mendapati istrinya yang bernama Rosmalina itu di rumahnya. Tiba-tiba saja sebuah mobil terparkir di halaman rumah. Hendra sangat mengenal pemilik mobil itu. Dia adalah Rosmalina. Tak lama wanita itu pun segera turun. Dan bahkan yang membuat keterkejutan dalam benak Hendra adalah Asila yang juga ikut turun dari dalam mobil Rosmalina. “Papa, aku habis beli kue, enak banget. Ayo pa kita makan kue yang dibelikan mama Rosma.” Emosi Hendra

