Part 32 – Permintaan untuk Adil

1614 Words

Pertemuan dua istri dan suaminya. Kini sedang dalam rasa yang kian membelenggu hati. Nirmala tak bisa hanya diam saja dengan keputusan yang sangat tak adil baginya. Dia seakan mendapat kekuatan untuk mendapatkan keadilan dalam sebuah pernikahan itu. “Nirmala, kamu tahu kan meski kita dulu suami istri, tapi hari ini kita adalah pengantin baru dan kamu seharusnya sadar diri.” “Iya, aku mengerti.” “Saya ngantuk, saya mau tidur.” Hendra seolah tak memperdulikan hati Nirmala. Dia membiarkan Nirmala berada di luar dengan perih hatinya. Hanya sekadar ingin didengar. Namun nyatanya harapan Nirmala sia-sia. Dia sangat mengerti bahwa pernikahannya ini memang tidak sehat. Namun setidaknya Nirmala masih terus berusaha untuk mendapatkan hati suaminya. Nirmala berbalik badan. Dia segera kembali ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD