Ellen dan Arslan berada dalam mobil menuju kantor. Baru di tengah hari mereka bisa keluar dari penginapan. "Masih ada yang membuatku penasaran. Bagaimana bisa Ayahmu memberi kabar tentangku tadi malam? Dia bahkan tahu bahwa kau mungkin mencariku.", tanya Arslan. "Aku memang mencairmu, Ars. Dia pernah melihat kita berdua di hypermart dan berpikir kita dekat." Arslan ingat itu dan dia mengerti. Baguslah. "Ellen, aku sebenarnya berharap hari ini tidak bekerja, kau juga.", ungkap Arslan. Dia mengatakan niatan yang sejak tadi ditolak Ellen. "Sudah kubilang Melati membutuhkanku. Ada beberapa hal yang harus ku urus." "Apa sampai malam?" "Kenapa jika malam?" "Ya, tidak masalah asal aku yang menjemputmu." "Oh, kalau begitu hari ini aku sampai sore." "Kau tidak mau kujemput?" "Aku tid

