“Lo mau kemana? Rapih amat pagi-pagi.” Pagi-pagi buta, Sarah sudah duduk manis di ruang makan bersama dengan Aleta. Semenjak Ratu melahirkan, keduanya semakin akrab apa lagi Aleta nampak seperti orang dewasa karena didikan Ratu sehingga Sarah nyaman berada di dekat gadis kecil itu. “Gua lupa kalau hari ini Aleesha ada jadwal ketemu sama dokternya.” Ratu membenarkan anting di telinganya kemudian duduk bergabung bersama Sarah dan juga Aleta. “Aleta kamu kok gak main sama adek semalem?” Tanya Ratu. Ya biasanya memang Aleta selalu bermain dengan Aleesha sebelum tidur, namun semalam, Aleta tidak mengunjungi adik sepupunya itu sama sekali. “Loh, lo gak tahu ya kalau kemarin dia sampai malem di rumah oma nya?” Balas Sarah. Ratu menggeleng “Oh

