Chapter 23

600 Words

"Maaf, tapi melupakan kamu adalah hal yang sepertinya wajib untuk dilakukan." ©©© "Alicia dengerin aku, please!" pinta Renan yang hanya didiamkan oleh Alicia. Saat Alicia masuk ke dalam kelas, kejadian kangka sangat mengejutkan terjadi. Itu karena Renan sudah datang terlebih dulu. Laki-laki itu sudah duduk sambil menundukkan kepalanya. Mukanya penuh lebam dan sudut bibir yang sedikit robek. Di tangannya ada luka yang tampaknya masih baru, atau bahkan belum menyentuh obat. Namun, Alicia harus tahan, harus kuat untuk tidak peduli dengan keadaan Renan. "Alic, aku mohon dengerin aku jelasin. Aku minta maaf...." Renan masih setia berjongkok di sebelah Alicia. Sekuat tenaga Alicia harus menahan hatinya yang ingin memaafkan Renan. Sekuat tenaga dia berpura-pura tidak peduli atas ala yang l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD