Lucky Me 25

857 Words

Tiba di cafe yang akan kami jadikan tempat curhat, aku dan Rico memutuskan memesan camilan dengan jumlah yang agak banyak. Kami memprediksi akan lama di cafe tersebut karena banyak yang ingin aku ceritakan pada sahabatku ini. Setelah semua pesanan datang, aku memulai cerita hidupku beberapa hari belakangan. Sampai akhirnya mama menelpon untuk menyuruhku segera pulang. Dengan berat hati dan berjanji akan bertemu lagi, kami beranjak dari cafe tersebut. Rico mengantarku hingga rumah. Butuh waktu tiga puluh menit lebih untuk bisa sampai di rumah. Rico memarkirkan mobilnya tepat di belakang sebuah mobil yang cukup mewah. Aku tidak pernah melihat mobil tersebut. "Mobil siapa, Sa?" tanya Rico penasaran. "Gak tau. Keren banget ortu aku punya kenalan holang kaiaa..." kataku sambil menaikkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD