MD || 24

1909 Words

DENNIS POV  AKU terkejut mendapati seorang wanita yang sang at tidak ingin kutemui lagi. Dia muncul di hadapank u. Aku tak tahu dia mendapatkan alamat apartemenku di sini dari mana, yang aku inginkan sekarang adalah menutup pintu agar dia tak bisa masuk.  “Dennis! Kumohon, aku ingin bicara. Setidaknya biarkan aku masuk dulu. Aku baru tiba dari Amerika dan langsung mencari alamatmu dan aku sedikit jetlag,” ucap wanita itu yang tak lain adalah Trixie.  Aku cukup salut padanya bisa menemukanku sampai ke sini, tapi itu tak akan menyembuhkan luka dihatiku yang telah ditusuk berkali-kali olehny a. Bahkan lebih parah dari luka di perutku yang sudah membaik.  “Masuklah,” ucapku akhirnya mengalah.  Namun, saat dia masuk--maksudku masuk dalam jebakanku--aku keluar dan menutup pintu lalu mengun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD