Nana mengaduk kopi s**u kesukaan Bagas. Sesekali dia melirik ayam yang berada di penggorengan. Siang ini dia membuat makan siang yang cukup simple. Sup dan ayam goreng serta sambal kecap. Kepalanya yang sedikit pusing membuatnya tak bisa memasak berbagai jenis makanan seperti biasanya. Nana mengangkat ayam dari penggorengan saat dia melihat ayam sudah berwarna kecoklatan, setelah itu dia tiriskan. Berjalan pelan membawa secangkir kopi dan meletakkannya di meja makan. Dia mulai menata semua hasil masakannya di atas meja, setelah itu dia duduk di kursi sambil menunggu suaminya pulang. Tangannya dengan canggih membalas pesan yang masuk ke handphonenya. Hari ini dia sengaja tidak datang ke kantor dan meminta Risa yang mengurus pernikahan yang akan digelar di Sleman. Namun Nana tidak lepas

