Bagian Lima Puluh Tujuh

2682 Words

Bagas membuka matanya. Bunyi telvon yang menggema mengganggu tidurnya hingga dia terbangun. Dengan malas Bagas meraih telvon itu dan menerimanya. Suara perempuan menyapa Bagas dari seberang telvon. Suaranya yang khas membuat Bagas langsung siapa wanita yang saat ini sedang menelvonnya. Dengan mata yang belum sepenuhnya terbuka, dia memperhatikan apa yang dia dengar dari telvon. "Gas, malam ini makan di rumah ya, ibu sudah masak makanan kesukaan Nana." Kata Eni dengan bahagia. Sudah sejak pagi tadi Eni menyiapkan semuanya. Sehabis subuh Eni langsung ke tukang sayur untuk membeli bahan-bahan masakan. Dia akan masak makanan kesukaan Nana, sudah lama mereka tidak makan bersama. Itu semua karena kebenciannya pada menantunya itu. Tapi itu dulu, sekarang dia sudah kembali menyayangi menantun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD