Bagian Sebelas

1006 Words

Bagas berjalan mondar-mandir ke sana dan kemari. Fikirannya terus terfokus pada istrinya yang sampai saat ini belum pulang. Saat ini hampir tengah malam, namun belum ada tanda-tanda jika Nana akan pulang. Dan Bagas sudah menunggunya sejak Nana baru pergi tadi. Dia tak sabar untuk mengetahui siapa laki-laki yang di temui istrinya di restoran tadi. Bagas menggenggam handphone nya dengan erat, sedari tadi dia ingin menghubungi istrinya, namun dia selalu mengurungkan niatnya karena gengsi nya lebih mendominasi daripada rasa penasarannya. Dan sebagai pelampiasannya, dia menjadi uring-uringan tak jelas. Menonton tv, membaca majalah sampai mencoba untuk melanjutkan pekerjaannya tetap saja fikirannya terus terfokus pada Nana. Rasanya dia ingin sekali menyusul Nana ke Solo dan menariknya agar seg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD