Crisann tampak aneh semenjak datang ke florist setengah jam yang lalu. Dia celangak celinguk seperti mencari sesuatu. Saat Briana bertanya sedang mencari apa, dia hanya menggeleng lalu duduk termenung di depan florist. "Ada buket bunga yang mau dikirim nggak, Bri? Aku lagi free nih, biar aku bantu kirim pesanan bunga customer kamu," ujar Cris setelah kembali ke dalam. "Kamu sehat, Cris? Ada apa sih, tumben banget?" Crisann mengusap tengkuknya kikuk. "Boring aja, dari tadi nggak ada kerjaan. Nunggu jam sebelas malem masih lama banget kayaknya," jawabnya kemudian memamerkan deretan gigi rapinya dalam balutan sebuah cengiran penuh misteri. Ini sungguh di luar kebiasaan seseorang dengan karakter dominan dan berkuasa seperti Crisann, tiba-tiba menjadi lemah lalu menawarkan tenaganya begitu

