Setelah banyak dukungan dari teman dan keluarganya, akhirnya Asyila pun memberanikan diri untuk keluar dari rumah. Hari ini dia memutuskan untuk kembali bekerja membantu mamanya. “ Sayang.” Panggil mamanya saat melihat putrinya pagi-pagi sudah berpakaian rapi. “ Pagi ma.” Balas Asyila dengan senyuman yang cerah. “ Kamu mau kemana, pagi-pagi begini udah rapi.” Tanya mamanya. “ Ya mau berangkat kerja dong ma.” “ Kamu benaran udah mau berangkat kerja, kalau memang kamu masih membutuhkan waktu mama ngga apa-apa kok sayang.” Balas mamanya yang dapat merasakan walaupun Asyila menampakkan wajah yang baik-baik saja tapi dia dapat melihat masih ada kesedihan di wajah putrinya. “ Ngga ma, Asyila mau berangkat kerja aja. Lama-lama di rumah juga bosen ma. Nanti bisa-bisa mama potong gaji Asyi

