Hazel menuruni anak tangga, melihat Felix yang masih tidur dengan nyenyak di atas sofa. Hazel memilih untuk terus berjalan ke arah dapur untuk menyiapkan sarapan buat mereka semua. Hazel tidak tahu jam berapa ia tepatnya tidur tadi malam, tapi yang pasti ia selalu bangun pagi untuk menyiapkan sarapan buat dirinya dan Xavier. Jika biasanya ia hanya akan membuat sarapan simpel berupa omelet, kali ia memutuskan untuk menambah beberapa menu makanan, waffle dan pancake. Hazel terlihat sangat serius saat memasak hingga tidak menyadari jika Felix sudah berdiri di sana, memperhatikannya dengan posisi menyender ke dinding seraya bersedekap. Senyum menawan menghiasi wajah tampannya. Maniknya berbinar cerah memandangi mahakarya sempurna Sang Maha Kuasa dalam bentuk Hazel. Setiap gerakan tangan H

