MEH-BAB 28

1043 Words

"Selamat pagi, Sayang." sapaan manis Felix menyambut pagi Hazel. Wanita itu menggeliat, meregangkan otot-otot tubuhnya. Badannya serasa remuk semua. Sinar matahari menyeruak masuk melalui jendela, membuat tidur Hazel terusik. Secara perlahan, ia membuka mata, senyum manwan Felix adalah hal pertama yang ia lihat. Begitu menawan dan mengagumkan. Wajahnya sontak merona mengingat malam terpanas yang mereka lalui tadi malam. Hazel menyembunyikan dirinya ke dalam selimut dan ia semakin merona mendapat tubuhnya yang masih belum mengenakan pakaian sehelai benang pun di tubuhnya. "Apa yang kau sembunyikan, Sayang." Felix terkekeh geli. Hazelnya masih bersikap malu-malu setelah semalam bertingkah seperti kelinci liar yang sangat aktif. "Tidakkah ingin menjawab sapaanku. Selamat pagi, Sayang,"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD