MEH-BAB 21

1203 Words

Ariana mau tidak mau meninggalkan ruangan Felix dengan langkah berat dan perasaan hancur berkeping-keping. Mengabaikan rasa penasaran yang dilayangkan Sonia secara terang-terangan, Ariana berbalik, menatap pintu ruangan yang sudah tertutup. Di balik pintu tersebut Ariana membayangkan dua insan suami istri yang sedang berbincang, tentang apa sebenarnya yang terjadi. Bercengkerama cerita masa lalu yang sudah kian memudar, yang hanya menyisakan amarah dan kebencian. Ariana berjalan dengan langkah gontai, kedua tangannya ia letakkan di d**a seakan melindungi hatinya agar tidak hancur berantakan. Ariana memaki, menyesali takdir yang ia jalani. Entah harus dari mana ia memulai cerita disaat ia tidak diberi kesempatan untuk bersuara. Tidak adakah yang peduli dengan yang ia rasa. Ariana mas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD